BERITA

👨🏼‍🏫 Berita adalah informasi terbaru mengenai kegiatan dan informasi penting lainnya yang ada di sekolah kami.

Gambar Berita

Relawan Fantri Sosialisasi Stop Bullying Di Smk Al- Irsyad Tegal

04 Sep 2023
Berita
Waryadi, S.Pd

Ratusan siswa SMK Al-Irsyad dengan antusias mengikuti sosialisasi " stop bullying" sekolah mengadakan sosialisasi stop bullying bukan berarti SMK Al-Irsyad banyak kasus perundungan antar siswa,tetapi ini  merupakan tindakan antisipatif.

Kasus kekerasan dan bullying terutama di lingkungan pendidikan menjadi sorotan publik. Pasalnya, kasus ini terus terjadi dan "memakan" banyak korban. Berangkat dari itulah,Ali Sumitro, S.Ag. M.Pd.I selaku kepala  SMK Al-Irsyad Tegal mengadakan “ Sosialisasi stop Bullying” untuk peserta didik. (2/9/23)

"Program ini harus dilakukan bertahap, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran anak-anak agar bisa saling menerima satu sama lain, saling mendukung dan tidak saling membenci dan sebagainya, jawab  Ali Sumitro, S.Ag. M.Pd.I."

Dalam pelaksanaan program sosialisasi ini, SMK Al-Irsyad Tegal berkolaborasi dengan DPPKBP2PA  Kota Tegal bersama relawan FANTRI (Forum Anak Tegal Bahari). Ayesha Ramadanti Ash-shahih selaku narasumber sosialisasi, mengatakan "Bullying adalah tindakan yang disengaja dan merendahkan yang dilakukan secara berulang oleh satu individu atau sekelompok individu terhadap orang lain yang memiliki ketidakmampuan untuk membela diri."

"Bentuk-bentuk bullying yaitu bullying verbal, fisik, relasional, dan cyber bullying, ujar Mohammad Rachmat Aji selaku narasumber ke 2."Diakhir sosialisasi dijelaskan juga mengenai 5 kriteria persahabatan bebas bullying yaitu sering memberi nasihat, mampu diajak bekerjasama, menerima apa adanya, tidak suka menggunakan kata-kata kasar serta jujur.

Paling penting, tambahnya adalah bagaimana guru mampu melakukan upaya pencegahan. Artinya, guru-guru atau sekolah tidak hanya punya kemampuan bertindak menyelesaikan masalah ketika kasus bullying terjadi. Namun, guru atau sekolah mampu melakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ali Sumitro mengingatkan larangan muslim untuk tidak melakukan tindakan bullying seperti yang tercantum dalam Al-Qur'an surat Al-Hujuraat ayat 11.  Beliau juga menambahkan “Lingkungan sekolah inilah yang perlu kita bangun bersama dengan suasana kebersamaan, saling menghargai satu sama lain, menerima perbedaan sebagai warna-warninya kehidupan, saling berempati dan sebagainya. Anak-anak harus diajari dan ditanamkan nilai itu sejak dini,” tandasnya.