SMK Al Irsyad Tegal menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying pada Sabtu, 12 September 2026. Kegiatan tersebut melibatkan siswa kelas X dan XI sebagai peserta dengan tujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Bapak Raushan Fikry Adam, Lc., MIRKH, selaku Kepala SMK Al Irsyad Tegal. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pentingnya membangun budaya sekolah yang positif serta mendorong seluruh siswa untuk saling menghormati dan peduli terhadap sesama.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Gayuh Siska Laksananno, M.Kep., Ns., Sp.Kep.An, yang merupakan dosen Poltekkes Kemenkes Semarang dan saat ini sedang menyelesaikan studi doktoral di bidang kesehatan.
Dalam penyampaiannya, narasumber mengajak para siswa untuk memahami bahwa bullying tidak selalu berbentuk tindakan kekerasan secara fisik. Perundungan juga dapat terjadi melalui perkataan, tindakan, maupun perilaku yang sering kali dianggap sebagai candaan, tetapi sebenarnya dapat melukai perasaan dan memberikan dampak psikologis bagi orang lain.

Beberapa bentuk bullying yang dibahas dalam kegiatan tersebut antara lain pemberian julukan yang tidak disukai, body shaming, mempermalukan seseorang di dalam grup, serta mengucilkan teman dari lingkungan pergaulan. Hal-hal yang terkadang dianggap sepele tersebut dapat membuat seseorang merasa minder, tertekan, tidak percaya diri, bahkan merasa sendirian dalam menghadapi masalah.
Melalui sosialisasi ini, para siswa diajak untuk lebih peka terhadap lingkungan di sekitarnya. Siswa diharapkan tidak menjadi pelaku maupun sekadar menjadi penonton ketika terjadi bullying. Sebaliknya, siswa didorong untuk berani menunjukkan kepedulian dan membantu teman yang membutuhkan dukungan.
Pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah bahwa sekolah yang aman merupakan tempat di mana tidak ada seorang pun yang harus menghadapi masalah sendirian. Oleh karena itu, seluruh warga sekolah memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari bullying.
Semangat tersebut diwujudkan melalui kampanye “STOP BULLYING: Berani Peduli, Berani Membantu, dan Berani Mencari Bantuan.” Para siswa diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying ini, SMK Al Irsyad Tegal berkomitmen untuk terus membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, nyaman, dan penuh kepedulian. Sekolah berharap setiap siswa dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut, serta mampu menjadi pribadi yang menghargai perbedaan dan memperlakukan orang lain dengan penuh empati.