TEGAL — SMK Al-Irsyad Tegal kembali menggelar Perkemahan Insan Kamila ke-XVI sebagai bagian dari upaya membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman belajar di alam terbuka. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Agustus 2026, tersebut dipusatkan di Bumi Perkemahan Wana Samudra, Kalibakung, Kabupaten Tegal.
Mengusung semangat kebersamaan dan pembentukan karakter, Perkemahan Insan Kamila ke-XVI menjadi momentum bagi para peserta untuk keluar dari rutinitas pembelajaran di dalam kelas. Selama berada di kawasan perkemahan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang mendorong kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kepemimpinan.

Sejak hari pertama, suasana perkemahan mulai dipenuhi aktivitas peserta. Berbagai kegiatan dilaksanakan secara berkelompok sehingga peserta tidak hanya dituntut untuk mengikuti setiap agenda, tetapi juga mampu berkomunikasi, berbagi peran, dan menyelesaikan berbagai tantangan bersama.
Lingkungan alam Wana Samudra Kalibakung menjadi bagian penting dari pengalaman peserta selama kegiatan berlangsung. Berada di alam terbuka memberikan kesempatan bagi peserta untuk belajar beradaptasi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Nilai kebersamaan juga menjadi warna yang kuat dalam pelaksanaan Perkemahan Insan Kamila ke-XVI. Interaksi antarpeserta selama tiga hari menjadi ruang untuk membangun solidaritas dan mempererat hubungan antarsesama.
Bagi SMK Al-Irsyad Tegal, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada aktivitas perkemahan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat membentuk sikap positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan sekolah.

Memasuki hari terakhir, seluruh rangkaian kegiatan Perkemahan Insan Kamila ke-XVI ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Tiga hari di Wana Samudra Kalibakung meninggalkan berbagai pengalaman dan cerita bagi para peserta.
Melalui kegiatan tersebut, SMK Al-Irsyad Tegal berharap semangat kemandirian, kedisiplinan, gotong royong, dan kepedulian yang tumbuh selama perkemahan dapat terus dibawa peserta setelah kembali ke lingkungan sekolah.
Perkemahan Insan Kamila ke-XVI pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan di alam terbuka. Tiga hari di Kalibakung menjadi ruang belajar bagi peserta untuk tumbuh, berproses, dan membangun kebersamaan.